Panduan Berinvestasi Dengan Cara Aman

Kami telah merangkum beberapa panduan yang harus anda ingat saat ingin melakukan investasi secara aman

Kenali profile investasi diri.
Tiap-tiap orang mempunyai profil investasi yang langka. perihal ini lantaran tiap-tiap orang miliki maksud investasi yang berbeda-beda, durasi dikala investasi yang tak semacam, penerimaan kepada remunerasi yang tidak sama, pun berharap stadium return yang tidak sama juga.

Memilih tipe dan hasil serasi kebutuhan.
Ikut untuk pengenalan bagi profil investasi, maka satu orang mampu pilih tipe dan rakitan investasi yang pas dengan dirinya.

Lihat faktor legalitasnya, pastikan pas dengan sektor usahanya.
Sesudah pengetahuan dapat tipe dan bikinan investasi yang dibutuhkan, maka buat diwaktu dapat berbelanja hasil investasi mesti dijamin apakah lembaga yang jual atau menawari buatan terselip sudah mendapati ampunan business yang tepat dengan sektor usahanya.

Pahami siapa saja regulatornya.
Pahami siapa-siapa regulator yang memantau kongsi yang jual dan menawari kreasi investasi dimaksud. factor ini digunakan terhadap bersiap-siap kalau benda berlangsung di musim mendatang.

Baca dengan seksama keputusan yang berkenaan dengan produk.
Elemen ini digunakan kepada menentukan bahwa pembeli mendalami dengan cara komplit hak dan kewajibannya, kemustajaban, budget, dan upah yang menyangkut dengan produk.

Keuntungan selalu berbanding lurus dengan resiko
Jangan terlalu cepat tergiur dengan janji yang tidak wajar. misalnya: tingkat keuntungan besar dan pasti tidak akan merugi (misal: 5% keuntungan dari nilai investasi perbulan).

Cek Legalitas
Pastikan orang/perusahaan yg menawari investasi telah memiliki izin salah satu lembaga yang berwenang (Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), dan Kementerian Koperasi dan UKM). misalnya : Pada penawaran produk Pasar Modal (efek/obligasi/saham) atau produk Perbankan, perusahaan atau bank yang menawarkan harus memiliki izin usaha dan tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Izin Yang Pas
Pada penawaran produk komoditi berjangka, perusahaan tersebut harus memiliki izin usaha dan tercatat di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Kementerian Perdagangan RI.

Apabila jika koperasi menawarkan investasi, koperasi tersebut harus memiliki izin usaha dan harus tercatat di Kementerian Koperasi dan UKM.

Perlu anda diketahui bahwa Surat Izin Usaha Perdagangan atau yang disingkat (SIUP) bukanlah izin untuk melakukan suatu penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi.