Seputar ResaDana

Mengenai jenis reksa dana apa yang harus kita pilih?

Selain dengan melihat tujuan investasi entah itu untuk jangka panjang atau pendek, jangan lupakan profil resiko kita sebagai calon investor, apakah kita termasuk tipe risk taker / pengambil resiko atau justru tipe yang konservatif yang alon2 asal kelakon.

Jika kita tipe risk taker, dengan kondisi market yang sedang tidak menentu, dan menjurus ke arah pelemahan, tentu moment  ini yang di cari2, kenapa? dengan kondisi market yang terus menurun membuka peluang untuk mendapatkan harga yang lebih murah.

Lain lagi jika kita tipe investor yang konservatif yang biasanya lebih suka menaruh dananya di deposito, invest ke jenis reksa dana pasar uang merupakan pilihan yang paling baik. 

Reksadana Pasar Uang cocok pak/bu untuk kita yang belum berani mengambil resiko tinggi tapi tetap ingin mendapatkan return atau keuntungan yang lebih tinggi dari deposito bank. Dan jenis reksa dana pasar uang juga cocok untuk kita yang hanya ingin menempatkan dana ke reksa dana dalam jangka pendek,kurang dari satu tahun misalnya.

Jika dilihat dari karakteristik reksa dana pasar uang, jenis reksa dana ini adalah yang paling kecil resikonya namun memberikan kinerja yang lebih baik dari deposito, biasanya 2 sampai 3 persen diatas deposito.

Mengapa bisa lebih baik dari deposito?

Isi atau portofolio yang ada di reksa dana pasar uang 100% di tempatkan di instrumen pasar uang seperti deposito atau obligasi jatuh temponya di bawah 1 tahun.

Di reksa dana pasar uang, mayoritas alokasi asset ditempatkan di deposito perbankan dan karena itu risikonya kecil pak/bu . Artinya, dengan berinvestasi di reksa dana pasar uang, kita jadi seperti menyimpan dana di deposito bank. Dan karena hal itulah risiko yang kerap kita takutkan bahwa modal awal investasi kita bisa hilang menjadi relatif sangat kecil karena mayoritas dana investasi reksa dana jenis ini juga ditempatkan di deposito. Juga, sama seperti tabungan bank, Kita dapat menarik dana investasi di reksa dana pasar uang kapan pun dengan cara menjualnya.

Kalau ternyata alokasi dana di reksa dana pasar uang sama2 di tempatkan ke deposito, lalu apa yang membedakan jika saya invest langsung ke deposito?

Ada perbedaannya pak/bu, 

Pertama,dari mekanisme perolehan return atau keuntungan.

Jika menempatkan dana di deposito perbankan, kita baru akan memperoleh pendapatan bunga secara periodik sebulan sekali. Tetapi, di reksa dana pasar uang, return atau keuntungan diperoleh dari kenaikan nilai NAB per unit harga untuk reksa dana. Ini sama seperti kita beli emas yang keuntungannya langsung akan kita peroleh dengan menjualnya di harga pasar saat itu.

Kemudian, ini yang perlu Kita garis bawahi, return reksa dana tidak dikenai pajak. Tidak seperti pendapatan bunga deposito yang dipotong pajak 20 persen, return reksa dana tersebut tidak dikurangi biaya apapun lagi.

Selanjutnya,

Minimum penempatan di deposito relatif besar saat ini rata-rata minimal 5.000.000,-  pak/bu, di reksa dana pasar uang 100rb pun sudah bisa invest

Kemudian, jangka waktu investasi di reksa dana pasar uang itu fleksibel dan tidak di batasi, sewaktu2 ingin di cairkan silahkan saja, sama seperti kita menyimpan dana di tabungan kan.

Sedangkan di produk deposito, ada jangka waktu minimal investasi yang dipersyaratkan, di mana dalam periode tersebut kita tidak bisa mencairkan dana, meskipun bisa ya dikenai penalti.

Lantas, kenapa reksa dana pasar uang  bisa menghasilkan return lebih tinggi, meskipun mayoritas portofolio investasinya juga di deposito? 

Ini karena posisi tawar yang berbeda pak/bu. 

Contoh, Saya secara individu katakanlah ingin mendepositokan dana Rp10 juta, maka bank hanya akan memberikan suku bunga normal. Tapi, ketika yang ingin mendepositokan dana ini adalah Manajer Investasi (MI) dimana MI ini adalah pengelola reksa dana, dan biasanya Manajer Investasi menempatkan dana dalam jumlah belasan atau puluhan miliar rupiah, tentu  bank pun menawarkan tingkat bunga yang jauh lebih tinggi.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *